5 ALASAN KENAPA JANGAN MEMBELI KOMPUTER ALL IN ONE (AIO)

Baca Dulu: Apa Itu Komputer AiO? Dan Apa Kelebihannya?

 

Halo sahabat Sains dan Teknologi

Sebelum kamu memutuskan membeli komputer AiO, sebaiknya kamu tahu apa saja kekurangannya agar nanti tidak kecewa. Dibawah ini adalah beberapa alasan kenapa kamu jangan membeli komputer All in One:

Pertama, Harganya Mahal

Misal, kamu punya uang Rp10.000.000 untuk dianggarkan membeli komputer. Jika kamu ingin merakit komputer sendiri, maka yang akan kamu butuhkan adalah:

  1. Monitor: Samsung LED 24″ = Rp 1.600.000 (Opick OnLine Shop)
  2. Keyboard Mekanik HP GK100 = Rp550.000 (HP Gaming Official)
  3. Mouse Rexus TX9 = Rp230.000 (Rexus Official Store)
  4. Mousepad = Rp20.000 (Yang murah aja)
  5. Rp4.618.000 Untuk membangun tower dengan spesifikasi:

Total: Rp7.018.000,-  Komputer tujuh juta ini sudah bisa digunakan untuk berbagai keperluan dan sudah cukup kuat untuk bermain game, editing video dan foto. Tapi jika kamu mau mengeluarkan sisa uang yang tiga juga untuk graphic card, kamu bisa membeli Graphic Card Zotac 1060 3GB (Line Computer) dan memiliki komputer dewa.

Nah, sekarang bandingkan dengan Komputer All in One milik Asus ini:

Spesifikasi: 

  1. Prosesor: Core i5 8250U (1.6 GHz-3.4GHz); 4Core (Benchmark: 7662)
  2. RAM: 4GB DDR4
  3. Monitor 23.8″ NON Touch
  4. Graphic Card Intel UHD Graphics 620 + Nvidia Geforce 930MX 2GB 
  5. Spesifikasi lainnya dapat dilihat di Tokonya Langsung

Nah, dengan harga yang sama, kita akan mendapat kelebihan RAM dan VRAM jika kita merakit komputer sendiri. Jika APU diganti dengan CPU Ryzen, maka kita bisa dapat komputer dengan harga yang lebih murah. 

Kenapa komputer All in One harganya lebih mahal padahal spesifikasinyalebih rendah? Karena komputer All in One dirakit oleh pabrik bermerek dan mereka memasarkannya sebagai satu kesatuan sebuah produk, sama seperti laptop dan smartphone. jadi, mereka tidak hanya menjual produk, tetapi juga menjual mereknya.

Kedua, dengan menggunakan komputer All in One, kamu wajib pakai monitor bawaan.

Kelebihannya yang sederhana juga menjadi kekurangannya. Kamu akan terjebak selamanya dengan monitor bawaan. Sudah dipastikan kamu akan kesulitan jika hendak memakai lebih dari 1 monitor karena tidak ada konektor untuk menghubungkan dua monitor kecuali pada komputer All in One yang kelasnya lebih tinggi.

Kamu juga tidak akan bisa mengupgrade monitor ke yang lebih baik (misalnya, dengan resolusi yang lebih tinggi). Pilihannya adalah membayar lebih mahal untuk membeli komputer All in One dengan monitor bagus, atau pasrah dengan nasib memakai monitor jelek karena tidak punya uang untuk beli yang bagus.  

Yang paling menyusahkan adalah ketika monitor bawaan rusak. Kamu harus membawa seluruh perangkat ke service center dan akhirnya harus menangis karena tida punya komputer lagi untuk beberapa waktu. Pada komputer rakitan seperti contoh di atas, kamu cukup mengirim monitor yang rusak ke tempat service. Sedangkan perangkat lain masih bisa digunakan; kamu tinggal car pinjaman monitor sementara yang rusak diperbaiki.

Ketiga, Rusak satu, rusak semua.

Tidak hanya menyulitkan jika monitornya rusak saja. Satu saja bagian dari komputer AiO yang rusak, maka kamu harus membawa seluruh perangkat ke tempat service. Kalau pada komputer rakitan, jika yang rusak cuma power supply (PSU), kamu cukup cabut PSY yang rusak dan menggantinya dengan yang baru.

Keempat, komputer AiO sulit di-upgrade

Kebanyakan komputer AiO hanya bisa upgrade RAM dan media penyimpanan saja. Selain dua itu tidak ada yang bisa di-upgrade karena keseluruhan perangkat dipati pada motherboardnya. Akibatnya adalah, jika kamu membeli komputer AiO di tahun 2018, lima tahun lagi kamu akan terjebak dengan teknologi yang sama sampai akhir hayatnya. Pada komputer rakitan, hampir semua perangkat yang melekat pada mother board dapat di-upgrade jika masih memakai slot yang kompatibel dengan motherboard.

Kelima, usia komputer All in One lebih kurang sama dengan laptop.

Panas adalah efek samping dari setiap produk elektronik. Masalah panas selalu menjadi isu pada laptop dan komputer All in One karena kedua produk tersebut harus memasukkan banyak komponen di ruang yang sangat sempit. Akibatnya, sangat sedikit aliran udara untuk mendinginkan bagian dalam komputer. Seiring berjalannya waktu, panas akan semakin meningkat karena dua hal: debu dan usia kipas yang terus menurun.

Teknik pendinginan komputer adalah dengan menghisap udara dari luar lalu menghembuskan udara panas. Saat menghisap, debu di ruangan juga akan ikut terhisap dan terakumulasi di dalam case komputer. Debu juga dapat menempel pada baling-baling kipas yang mengakibatkan kipas harus bekerja lebih keras; ujung-ujung memperpendek usia kipas.

Masalah panas dan debu juga ditemui di komputer rakitan. Namun, kelebihan komputer rakitan adalah dia memiliki ruang untuk aliran udara yang lebih luas. Lalu case-nya lebih mudah dibuka tanpa menghilangkan garansi produk dan kita dapat membersihkan di dalam case komputer secara berkala; yang ujung-ujung memperpanjang usia komputer yang kita miliki.