Beberapa Hal Yang Berkaitan Dengan Space Update Saat Ini

Ruang angkasa bisa menjadi tempat yang sangat menakjubkan. Lihat beberapa foto dari luar angkasa yang disajikan dalam artikel ini.

  • An Eerie ‘Eye’ on Saturn

Tepat pada hari kamis 12 September 2019. Kutub selatan Saturnus sedikit meresahkan yakni bila dilihat dalam pandangan inframerah dari pesawat ruang angkasa Cassini. Yakni yang di milik oleh NASA. 

Terlihat di tengah badai sekitar seluas 8.000 mil atau sekitar (8.000 kilometer) adalah “mata” merah menakutkan terlihat mirip seperti mata badai di Bumi. Tetapi pusaran aneh tidak berperilaku seperti badai Bumi.

Melalui cincinnya yang berawan naik sekitar 20 hingga 45 mil atau sekitar (30-75 km) di pusat badai. Cassini juga menangkap foto ini dari orbit Saturnus sekitar pada tahun 2016. Yakni ilmuwan yang berasal dari negara Kevin Gill, kemudian mengolahnya kembali menggunakan sebuah gambar yang di filter inframerah dengan jarak dekat. 

  • Hubble Mengamati Tetangga Galaksi Kecil

Tepat pada hari selasa 10 September 2019. Beberapa kawanan bintang berkilauan yakni yang ditangkap oleh Hubble Space Telescope. Merupakan sebuah galaksi kerdil yang tak beraturan bernama sebagai UGC 685.

Bentuknya mungkin memang sulit dilihat pada pandangan pertama. UGC 685 adalah merupakan galaksi spiral yang memang tidak dibentangkan. Hal itu terletak sekitar 15 juta tahun cahaya dari Bumi di bagian konstelasi Pisces. 

  • Bukit Pasir di Kawah Mars

Tepat pada hari senin, 9 September 2019. Yakni kompilasi Orbital Pengintai Mars NASA terbang tepat di atas Kawah Schroeder di Planet Merah. Kemudian menarik terdiri dari beberapa kawah kecil yang mana menarik di dalam kawah lantai. 

Terlihat dua kawah benturan yang diperlihatkan terletak dalam Kawah Schroeter. yang lebarnya sekitar mencapai 300 kilometer, serta mengandung beberapa struktur gundukan yang cukup rumit di lantai kawah. Bukit pasir Mars ini juga dibentuk oleh angin, yakni sama seperti sebuah bukit pasir yang terbentuk di Bumi.  

  • Karibia ‘Tenang’ Setelah Badai Dorian

Tepat pada hari jumat 6 September 2019. Terlihat dalam pandangan astronaut berkaitan tentang Bumi dari luar angkasa. Fitur pirus cerah beriak yang ada di dasar laut Karibia tidak lama terjadi setelah Badai Dorian melewati Bahama. 

Sekitar beberapa mil jauhnya dari badai, yakni yang berada di Karibia sangat tenang. Astronaut dari Badan Antariksa Eropa Luca Parmitano membuat tweet dari Stasiun Luar Angkasa Internasional. Tepatnya dilakukan pada hari rabu 4 September. Tujuannya yakni untuk melihat foto Badai Dorian dari luar angkasa. 

Baca Juga :  Mengenal Berbagai Macam Ilmu Zoologi Di Berbagai Macam Bidang
  • Satelit Bumi Mengamati Rantai Siklon

Tepat pada hari kamis 5 September 2019. Sekitar empat siklon tropis secara simultan bergolak melintasi Belahan Barat. Tampak dalam gambar satelit cuaca GOES-16. Yakni ketika GOES-16 menangkap sebuah data untuk komposit warna-alami tersebut.

Tepatnya terjadi pada hari rabu 4 September. Topan Dorian yang ada di Atlantik maupun Topan Juliette di Pasifik merupakan badai Kategori 2. Badai Dorian yang terjadi sejak itu diperkuat menjadi badai Kategori 3. Sementara itu Badai Tropis Fernand juga  telah mendarat diantara timur laut Meksiko. Serta Badai Tropis Gabrielle terjadi semakin kuat di Atlantik timur. 

  • Umpan Balik Stellar dalam Galaksi Spiral Barred

Tepatnya terjadi pada hari rabu 4 September 2019. Terutama dalam pandangan baru yakni tentang galaksi spiral terlarang NGC 3351. Terdapat gelembung besar gas yang panas meletus dari inti galaksi. 

Gelembung gas itu memengaruhi pembentukan dari bintang-bintang baru di medium antar bintang. Bahkan yang terjadi di ruang antara bintang-bintang di galaksi. Proses dari  redistribusi massa serta energi dalam sebuah galaksi pembentuk bintang ini sering dikenal sebagai “umpan balik bintang.” Hal ini juga merupakan kekuatan pendorong dalam sebuah evolusi galaksi. 

Bahkan dikenal sebagai Messier 95, galaksi khusus ini sebenarnya sekitar 33 juta tahun cahaya dari Bumi maupun di bintang Leo, dan bernyanyi Singa. Para astronom juga mengambil gambar ini menggunakan data dari Teleskop Luar Angkasa Hubble dan Atacama Milimeter Besar / submillimeter Array (ALMA) di Chili. 

  • Hurricane Dorian Seen from Space

Tepatnya terjadi pada hari selasa 3 Agustus 2019. Topan Dorian berputar di sekitar lepas pantai timur Florida yakni dalam pandangan dari Stasiun Luar Angkasa Internasional. 

Astronaut dari NASA Christina Koch membagikan foto badai ini selama liburan. Yakni yang merupakan hari Buruh kemarin 2 Agustus, tepatnya ketika dia dan anggota kru Ekspedisi 60-nya mendapat cuti  pekerjaan.

  • Hubble Menangkap Nebula Planetary di Centaurus Constellation 

Tepat pada hari jumat 30 Agustus 2019. Terletak sekitar 10.000 tahun cahaya di antara konstelasi Centaurus, yakni sebuah nebula planet bersinar tampak dalam gambar. Diambil oleh Hubble Space Telescope. 

Baca Juga :  Peran Penting Ilmu Fisika Dalam Dunia Medis

Nebula planet adalah merupakan tahap akhir dalam sebuah kehidupan bintang raksasa merah, karena ia akan mengeluarkan lapisan gas ter ionisasi dan inti bintang itu nanti runtuh dengan sendirinya. Mengamati nebula planetary akan memberi kita pandangan sekilas pada masa depan matahari.  

  • Menjangkau Misi Jauh Dari Rumah

Tepatnya pada hari kamis 29 Agustus 2019. Sebuah Antena Luar Angkasa Badan Antariksa Eropa melihat dari luar angkasa, yakni dengan tujuan menunggu sinyal dari misi yang sedang berlangsung. 

Antena tersebut terletak di Australia Barat, serta menyediakan dukungan rutin untuk sebuah misi yang mengorbit Mars, Observatorium Gaia, maupun misi pertama Eropa ke Merkurius, Bepi Colombo. 

  • Flying Dragon Menyapu Pegunungan Rocky Kanada

Tepatnya pada hari rabu 28 Agustus 2019. Seorang Astronaut Christina Koch menangkap sebuah gambar kapsul SpaceX Dragon yang terbang tepat di atas Pegunungan Rocky Kanada dalam perjalanan kembali menuju Bumi. 

Pesawat ruang angkasa tersebut berangkat dari Stasiun Luar Angkasa Internasional tepatnya pada 27 Agustus, terutama membawa satu ton percobaan sains dan peralatan lainnya. Dengan tujuan planet Bumi untuk dianalisis oleh staf NASA. 
 

  • Awan Asap Di Hutan Hujan Amazon 

Tepatnya pada hari selasa 27 Agustus 2019. Yakni ketika api yang menghancurkan terus menyapu hutan hujan Amazon yang berada di Brasil. Seorang astronaut Luca Parmitano menangkap sebuah pandangan suram yakni dari asap dari Stasiun yang berada di Luar Angkasa Internasional. 

Parmitano membuat tweet gambar-gambar tepatnya pada 26 Agustus, yakni dengan mengatakan bahwa asap itu terlihat ribuan kilometer dari kebakaran buatan manusia. 

Kebakaran yang terjadi di Amazon tahun ini telah mencapai rekor tertinggi, terutama meningkat sekitar angka 80% dari musim kemarau sebelumnya. disampaikan menurut pusat penelitian luar angkasa Brasil (INPE). 

  • Dying Star Menempatkan Lapisan Luarnya

Tepatnya pada hari senin 26 Agustus 2019. Sebuah Teleskop Luar Angkasa Hubble menangkap gambar sebuah bintang sekarat. Tepatnya setelah melepaskan lapisan luarnya, kemudian meledakkan nya ke luar angkasa. 

Objek bintang yang membingungkan para astronom pada awalnya, yakni yang merekam bintang sebagai dua buah objek daripada satu karena lobus simetris di kedua sisinya. Namun lobus terbentuk juga dari awan materi yang menyebar ke arah yang berlawanan yakni dengan bintang yang ada di pusatnya.