Dampak Negatif Dari Pemanasan Global Terhadap Lingkungan Serta Kehidupan Manusia

Pemanasan Global – Beberapa tahun belakangan pemanasan global dianggap tidak memiliki dampak negatif pada kehidupan manusia maupun lingkungan. Bila pemanasan global masih dalam tingkat kecil memang bisa dikatakan tidak memiliki dampak yang signifikan.

Tetapi bila pemanasan global sudah memiliki tingkat yang besar, jelas hal tersebut berdampak yang besar pada lingkungan bahkan kehidupan manusia. Terlebih dengan dampak yang kurang baik atau negatif.

Pada dasarnya pemanasan global lebih banyak merugikan lingkungan serta kehidupan manusia. Dalam artikel ini akan dibahas mengenai dampak yang ditimbulkan dari pemanasan global yang terjadi saat ini.

Dampak Negatif Yang Di Timbulkan Dari Pemanasan Global Terhadap Lingkungan Serta Kehidupan Manusia.

Berikut ini akan dijelaskan dari dampak negatif yang dihasilkan oleh pemanasan global. Terlebih berpengaruh kurang baik pada kehidupan serta lingkungan.

  1. Dampak pertama yang disebabkan dari pemanasan global yakni mencarinya gletser. Ketika gletser yang sudah mencair, hal tersebut berdampak buruk pada kehidupan manusia serta mahluk hidup lainnya.

Dampak tersebut bisa dilihat dari naiknya permukaan laut. Ketika permukaan laut mulai meningkat atau naik, bisa saja menimbulkan banjir terlebih bisa terjadi pada daerah dengan dataran rendah.

  • Perubahan iklim juga akan terjadi akibat terjadinya pemanasan global. Pemanasan global yang terjadi pada iklim bisa dilihat dari perubahan pola cuaca yang kurang baik setiap waktu. Hal tersebut bukan hanya efek dari sifat alami alam saja melainkan bisa disebabkan karena adanya pemanasan global.

Ketika pemanasan global mulai membesar, hal tersebut akan membuat penguapan sehingga bisa menimbulkan curah hujan semakin besar. Ketika curah hujan menjadi meningkat, hal tersebut belum tentu bisa disesuaikan oleh mahluk hidup. Dengan kata lain belum tentu mahluk hidup dapat beradaptasi dengan cepat.

Curah hujan yang terlalu tinggi juga bisa menghambat tumbuhnya ekosistem yang ada di permukaan bumi. Termasuk semua jenis tumbuhan. Karena tidak semua tumbuhan dapat bertahan hidup pada tanah dengan kapasitas air yang cukup besar.

  • Selain mengakibatkan curah hujan yang tinggi, pemanasan global tentunya juga mengakibatkan kekeringan pada permukaan bumi. Dengan tingkat panas yang cukup tinggi jelas membuat sumber air yang ada pada bumi bisa saja mengering.

Keringnya sumber air mungkin sulit terjadi pada permukaan air yang besar. Namun hal tersebut bisa terjadi pada permukaan air dengan luas yang sempit. Jadi tidak heran pemanasan global yang terjadi sering dirasakan oleh penduduk dengan mata pencarian sebagai petani.

Baca Juga :  Mengenal Berbagai Macam Ilmu Zoologi Di Berbagai Macam Bidang
  • Menyebabkan sumber penyakit bertambah. Pemanasan global juga membuat perluasan sumber penyakit semakin bertambah.  Ketika curah hujan yang semakin tinggi bahkan kekeringan terjadi dengan waktu yang lama. Jelas hal tersebut bisa membuat sumber penyakit mudah meluas.

Banyak penyakit yang dirasakan manusia saat ini dikarenakan curah hujan yang terlalu tinggi misalnya karena malaria. Sedangkan dari segi kekurangan juga bisa menyebabkan penyakit. Misalnya sumber air yang didapatkan umat manusia semakin kurang baik bahkan terkontaminasi dengan benda asing seperti virus.

  • Berpotensi menghasilkan badai. Ketika suhu laut menjadi naik dan sudah melebihi suhu seharusnya. Hal tersebut bisa menyebabkan badai. Ketika pemanasan global sudah terjadi maka hal tersebut membuat air juga menjadi panas kemudian udara juga ikut panas. Maka hal tersebut bisa menciptakan angin topan dengan skala besar bahkan bisa terjadi dengan tidak terduga. Ini memang bisa terjadi karena sifat alami alam, tetapi tidak menutup kemungkinan juga terjadi karena disebabkan pemanasan global yang terus terjadi.
  • Pemanasan global yang terjadi juga memiliki dampak negatif pada semua ekosistem seperti pada pertanian. Pada saat suhu mulai menjadi panas, hal tersebut jelas mempersulit tumbuhan untuk hidup. Maka dari itu tidak heran banyak tumbuhan yang menjadi mati karena tingkat panas suhu yang begitu tinggi.

Apabila tumbuhan yang dimaksud merupakan sumber makanan seperti tanaman sayur, buahan dan lainnya. Jelas berpengaruh juga pada manusia. Bisa saja manusia akan kekurangan bahan pokok makanan karena sering terjadinya kerusakan pada tanaman.

Sudah banyak terjadi di dunia saat ini terjadi perselisihan karena sulitnya bahan makanan terlebih yang disebabkan suhu panas. Sehingga hal tersebut mempengaruhi ketersediaan dari makanan yang bersumber dari tanaman.

  • Dampak negatif dari pemanasan global lainnya yakni sering terjadinya kebakaran hutan. Sudah menjadi rahasia umum bila sering terjadi kebakaran hutan di berbagai wilayah secara khusus di Indonesia.

Ketika suhu dengan tingkat panas yang cukup tinggi jelas bisa membuat semua lahan menjadi kering. Kemudian tidak sedikit tumbuhan menjadi mati. Hal tersebut yang bisa membuat kebakaran hutan sering terjadi.

Baca Juga :  Peran Penting Ilmu Fisika Dalam Dunia Medis

Ketika tanaman atau hutan dalam keadaan kering, dan bila terkena percikan api sedikit saja, tentu tidak bisa di ragukan lagi akan membuat api semakin membesar. Maka dari itu sering dilihat kejadian kebakaran hutan. Semua itu disebabkan karena lahan mengalami kekeringan dan bisa membuat api membesar dalam waktu yang cepat.

  • Pemanasan global juga berpotensi merusak atau menyebabkan kepunahan terhadap mahluk hidup. Banyak dari satwa berpindah tempat tinggal karena terjadinya suhu panas yang berlebihan.

Ketika satwa berpindah habitat, belum tentu habitat baru sesuai dengan ekosistem mereka. Bahkan tidak jarang habitat baru merupakan wilayah yang rawan akan habitat buas lainnya. Maka dari itu tidak heran banyak habitat yang berpindah tempat akan mengalami ancaman yang lebih besar lagi. Ancaman tersebut bisa saja menjadi makanan satwa lainnya.

  • Cuaca udara juga akan semakin menurun akibat dari pemanasan global. Sampai saat ini bisa kita lihat bila pemanasan global memiliki dampak yang kurang baik pada udara. Dimana-mana bisa dijumpai besarnya polusi yang terjadi. Baik itu polusi asap, debu dan lain sebagainya.

Semua itu bisa terjadi karena suhu yang begitu panas. Bahkan membuat debu semakin tebal. Ketika udara sudah tercemar, jelas kandungan CO2 juga tidak akan sehat lagi. Bisa saja berpotensi mengganggu kesehatan manusia saat ini. Maka tidak heran bila banyak manusia yang mengalami gangguan pernafasan.

Hal tersebut biasanya disebabkan oleh kandungan udara yang kurang sehat lagi. Gangguan pernafasan ini paling sering dialami kalangan yang menjalankan aktivitas diluar ruangan rumah.

Masih banyak lagi dampak negatif dari pemanasan global yang terjadi saat ini. Beberapa poin yang sudah disampaikan di atas hanya sebagian saja. Pada dasarnya pemanasan global memang mempengaruhi semua lingkungan. Baik itu dari segi udara, lahan dan lain sebagainya.

Guna mengurangi pemanasan global saat ini. Perlu adanya kesadaran pada diri masing-masing. Misalnya menggunakan sumber daya dengan efektif dan cerdas. Sekalipun dimulai pada hal yang paling kecil, tentu bisa memberikan efek positif nantinya. Terlebih lagi dilakukan semua masyarakat yang ada di dunia.