Penyebab Dan Akibat Dari Pencemaran Tanah Serta Solusi Mengatasinya

Pencemaran Tanah – Merupakan kerusakan yang terjadi pada permukaan tanah maupun bawah tanah. Terkadang sering juga disebut dengan terkontaminasi dengan benda asing. Misalnya terdapat limbah maupun hal lainnya sehingga merusak produktivitas dari tanah tersebut.

Kerusakan tanah yang terjadi bisa saja berasal dari alam secara alami. Bahkan bisa saja karena perbuatan manusia. Perbuatan manusia bisa saja yang berkaitan dengan pembuangan zat berbahaya maupun limbah pada tempat yang tidak seharusnya.

Kerusakan tanah bukan hanya memiliki risiko merusak ekosistem hewan saja. Melainkan bisa juga berakibat buruk untuk kehidupan manusia. Diantaranya bisa saja menjadi sumber penyakit sehingga menyerang kesehatan masyarakat. Terutama yang berdekatan dengan daerah yang sedang terjadi kerusakan tanah.

Terkontaminasi tanah dalam jumlah yang kecil mungkin bisa diatasi dengan mudah. Namun penanganan ringan tidak akan bisa dilakukan bila memang kerusakan dalam jangkauan yang cukup luas.

Ketika kontaminasi dalam jangkauan yang luas, jelas tahap pengembalian pada posisi normal akan membutuhkan waktu yang lama. Serta perlu melakukan tindakan secara konsisten sekalipun dengan tindakan yang kecil bahkan dimulai dalam kelompok kecil juga.

Beberapa Penyebab Dari Pencemaran Tanah

Pencemaran tanah jelas diakibatkan oleh beberapa hal. Sangat mustahil kerusakan tanah tanpa disebabkan hal tertentu. Penyebab dari pencemaran tersebut diantarnya sebagai berikut ini:

  1. Terjadinya Polutan Secara Alami

Polutan alami biasanya menghasilkan akumulasi dari bahan kimia dengan kandungan racun serta masuk dalam tanah. Dikatakan juga jenis dari kontaminasi ini masuk dalam beberapa kategori.

Kategori tersebut termasuk dalam hal berikut:

  • Tingkat perklorat yang cukup tinggi di dalam permukaan tanah. Contohnya yang terjadi di Gurun Atacama di Cile. Dikatakan bila hal tersebut terjadi secara alami terutama pada tanah yang gersang.
  • Terjadinya Polutan Yang Di Sebabkan Manusia

Kontaminasi yang sering terjadi saat ini biasanya disebabkan karena perbuatan manusia. Ada banyak hal yang berakibat negatif dilakukan manusia pada kerusakan tanah. Kontaminasi yang terjadi bisa berupa bahan kimia bahkan bahan organik maupun anorganik.

Bahan organik tersebut biasanya dihasilkan dari limbah yang dibuang tidak pada tempatnya. Kontaminasi bisa saja berasal dari kegiatan industri, perkotaan serta bisa saja berasal dari bahan pestisida dari pertanian.

Baca Juga :  Mengenal Berbagai Macam Ilmu Zoologi Di Berbagai Macam Bidang

Jenis-Jenis Polutan Atau Pencemaran Tanah

Polutan yang terjadi atau pencemaran ialah agen biologi serta beberapa aktivitas yang dilakukan manusia.  Aktivitas yang dilakukan manusia sering kali mencemari lingkungan maupun tanah. Aktivitas yang dimaksudkan bisa saja berasal dari tanaman yang di tanam menggunakan bahan kimia seperti pestisida.

Bahan kimia yang mencemari tanah dengan kategori berikut ini:

  • Dari Agen Biologi

Agen biologi serta sering juga disebut dengan agen biologis berupa pupuk dari tanaman. Namun pupuk tersebut bisa saja berasal dari jenis pupuk kandang. Kemudian masuk kedalam tanah.

  • Dari Agen Pertanian

Hal ini biasanya berasal dari penggunaan bahan pestisida pada tanaman. Baik itu pupuk, bahan herbisida, dan jenis lainnya dengan potensi merusak keadaan tanah atau mencemari tanah.

  • Dari Pola Radioaktif

Radioaktif ini biasanya bersifat Radium, Thorium, Uranium, Nitrogen yang kemudian masuk kedalam permukaan tanah sehingga membuat tanah mengandung racun. Hal tersebut jelas tidak baik untuk masyarkat yang berada di sekitarnya.

  • Dari Limbah Perkotaan

Limbah perkotaan juga merupakan jenis polutan yang bisa merusak permukaan tanah. Diantaranya berasal dari limbah plastik, sisa bahan makanan serta limbah komersial lainnya.

  • Dari Limbah Industri

Limbah industri yang bisa mencemari tanah memiliki jenis yang bermacam-macam. Yakni seperti bahan baja, pestisida, tekstil, limbah obat-obatan, limbah kaca, limbah minyak bumi dan lain sebagainya.

Ketika limbah tersebut dibuang pada tempat yang tidak seharusnya jelas akan mencemari tanah dan mengakibatkan hal yang buruk. Termasuk bisa merusak ekosistem yang ada di sekitar tanah terkontaminasi.

Jenis-Jenis Kontaminan Yang Terjadi Pada Tanah

Kontaminasi tanah bisa berasal dari polutan yang beracun. Contoh polutan dengan potensi mencemari tanah sebagai berikut ini:

  • Berasal Dari Lead (PB)

Limbah ini biasanya berupa cat timbal, limbah pertambangan, aktivitas pengecoran, polutan kendaraan serta dari kegiatan konstruksi. Beberapa hal tersebut bisa mencemari tanah.

  • Berasal Dari Merkuri (HG)

Hal ini biasanya berasal dari sisa pertambangan, pembakaran dari batubara, pengolahan dari bahan logam, limbah medis. Ketika pembuangan tersebut tidak dilakukan dengan benar jelas bisa mencemari tanah di sekitarnya.

Masih banyak lagi jenis kontaminan yang bisa mencemari tanah selain beberapa hal di atas. Pada dasarnya pencemaran tanah bisa terjadi kapan saja bahkan disebabkan oleh limbah yang berasal dari aktivitas masyarakat yang ada di sekitar.

Baca Juga :  Peran Penting Ilmu Fisika Dalam Dunia Medis

Solusi Untuk Mengatasi Pencemaran Tanah

Setelah mengetahui jenis polusi seperti penjelasan sebelumnya Ada baiknya juga mengetahui cara mengatasi pencemaran tanah. Hal ini merupakan tindakan yang wajib dilakukan guna mengurangi dampak negatif yang dirasakan ekosistem tanah maupun penduduk yang berada di dekat pencemaran.

  1. Lakukan gerakan untuk melakukan konsep sederhana. Diantaranya konsep 3R (Reduce, Recycle serta Reuse).
  2. Bisa mengurangi penggunaan dari bahan pestisida maupun pupuk dengan campuran kimia. Misalnya yang sering digunakan dalam pertanian.
  3. Lebih baik mengurangi bahan makanan dengan pembungkus plastik. Hal tersebut berpotensi membuat pencemaran tanah.
  4. Selalu membuang sampah pada tempatnya dengan benar. Hal ini bisa dimulai pada diri sendiri baru kemudian disampaikan pada orang lain.
  5. Lakukan pertanian tanpa menggunakan bahan pestisida. Pilih pupuk dengan bahan yang aman. Baik aman untuk tanah serta aman untuk petani yang sedang menjalankan pertanian tersebut.
  6. Pilih tempat pembuangan sampah dengan lokasi yang jauh dari pemukiman warga. Hal ini sama saja mengurangi dampak negatif yang akan terjadi bila terlalu dekat dengan pembuangan sampah.

Artikel ini ditulis untuk memberikan pemahaman akan bahaya terjadinya pencemaran pada tanah. Baik itu jenis kontaminasi serta polutan  yang merusak tanah dan lainnya. Tetapi diberikan juga solusi untuk mengurangi pencemaran tanah yang sedang terjadi.

Perlu diketahui bila semua solusi yang disampaikan harus diterapkan secara mandiri terlebih dahulu. Ketika sudah bisa menerapkan secara mandiri baru kemudian membuat gerakan secara bersama.

Jangan pernah menyampaikan solusi mengatasi pencemaran tanah pada orang lain. Namun hal tersebut belum dilakukan secara mandiri sebelumnya. Akan lebih baik gerakan dimulai pada kelompok kecil dahulu misalnya dimulai dalam keluarga.

Karena pencemaran tanah sering dimulai dari tindakan negatif yang dilakukan manusia. Baik itu berasal dari limbah rumah, limbah pabrik. Jelas hal tersebut bisa ditanggulangi secara perlahan. Asalkan melakukannya dengan cara yang benar.

Perlu diingat bila pencemaran tanah tidak akan bisa diselesaikan bila tidak dilakukan tindakan berupa solusi. Maka dari itu mulai melakukan pergerakan meskipun masih dalam kategori yang kecil.